• 2 Vote(s) - 5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Melalui Event Fashion Show, siswa SMK di Kabupaten Bogor belajar berkolaborasi
#1
[Image: 1628740462_Dg6o4uOiiDxcv5K.png]
Dina adalah pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bogor. Dina mempunyai harapan alumni SMK mudah untuk masuk pasar kerja.

Namun, Dina sangat prihatin setelah mendapatkan data bahwa lulusan SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi. Untuk memasuki pasar kerja, Dina tahu alumni SMK selain harus memiliki keahlian teknis, mereka juga perlu kesiapan softskill. 

Dina melihat keterampilan komunikasi dan kolaborasi perlu dikembangkan pada siswa SMK sebagai modal mendapatkan pekerjaan dan berkarir dikemudian hari.

Dina lalu mendapatkan ide untuk membuat event fashion show SMK. Melalui event ini banyak keterampilan yang bisa dipelajari termasuk komunikasi dan kolaborasi. Dina kemudian mengundang SMK-SMK di Kabupaten Bogor yang memiliki jurusan sesuai dan menyampaikan idenya.

Alih-alih mendapatkan dukungan, banyak pihak malah meragukan ide tersebut. Alasannya karena waktu pelaksanaan mepet, produk siswa belum siap ditampilkan dan masalah pembiayaan. Dina sempat patah semangat dan bergumam, "Bagaimana ya kalo sekolah yang ikutan hanya sedikit?“

Dina memotivasi diri dan kembali meyakinkan pihak sekolah bahwa persiapan dapat dipersingkat, produk siswa dapat dikemas dan pembiayaan akan diatasi dengan mencari sponsor.

Akhirnya ada sekitar 7 SMK yang bersedia terlibat dalam event Fashion show ini.

Kepanitian event kemudian dibentuk. Semua anggotanya berasal dari unsur siswa lintas sekolah. Dina sengaja mendorong siswa menjadi panitia agar mereka merasa memiliki dan dilibatkan.

Event yang dinamai "SMK Fashion Weekend" akhirnya terwujud! Event diselenggarakan pada Februari 2020 di Mall Cileungsi Bogor, melibatkan ratusan siswa SMK. Beragam busana ditampilkan, termasuk busana bernuansa khas Jawa Barat.

Event juga diisi oleh tarian modern dan tarian dari Jawa Barat. Walaupun sempat ada kendala di pembiayaan, Dina dan panitia akhirnya mendapat dukungan secara swadaya dari beberapa sekolah dan sponsor.

Selama proses persiapan sampai pelaksanaan, Dina menyaksikan langsung perkembangan keterampilan komunikasi dan kerjasama siswa. Misalnya untuk kebutuhan busana para model diambil dari SMK yang memiliki jurusan tata busana. Kebutuhan makeup-nya dari SMK tata kecantikan. Sedangkan pengisi musik latar diambil dari SMK dengan jurusan musik. Para siswa saling berkoordinasi. "Ini yang disebut kolaborasi!", ucap Dina. 

http://humas.jabarprov.go.id/cetak-gener...asagi/2368
  Reply
#2
(07-14-2021, 02:02 PM)sintiar27 Wrote:
[Image: 1626244064_ui0c48qqFW6NFoU.png]
Dina adalah pengawas Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Bogor. Dina mempunyai harapan alumni SMK mudah untuk masuk pasar kerja.

Namun, Dina sangat prihatin setelah mendapatkan data bahwa lulusan SMK menjadi penyumbang pengangguran tertinggi. Untuk memasuki pasar kerja, Dina tahu alumni SMK selain harus memiliki keahlian teknis, mereka juga perlu kesiapan softskill. 

Dina melihat keterampilan komunikasi dan kolaborasi perlu dikembangkan pada siswa SMK sebagai modal mendapatkan pekerjaan dan berkarir dikemudian hari.

Dina lalu mendapatkan ide untuk membuat event fashion show SMK. Melalui event ini banyak keterampilan yang bisa dipelajari termasuk komunikasi dan kolaborasi. Dina kemudian mengundang SMK-SMK di Kabupaten Bogor yang memiliki jurusan sesuai dan menyampaikan idenya.

Alih-alih mendapatkan dukungan, banyak pihak malah meragukan ide tersebut. Alasannya karena waktu pelaksanaan mepet, produk siswa belum siap ditampilkan dan masalah pembiayaan. Dina sempat patah semangat dan bergumam, "Bagaimana ya kalo sekolah yang ikutan hanya sedikit?“

Dina memotivasi diri dan kembali meyakinkan pihak sekolah bahwa persiapan dapat dipersingkat, produk siswa dapat dikemas dan pembiayaan akan diatasi dengan mencari sponsor.

Akhirnya ada sekitar 7 SMK yang bersedia terlibat dalam event Fashion show ini.

Kepanitian event kemudian dibentuk. Semua anggotanya berasal dari unsur siswa lintas sekolah. Dina sengaja mendorong siswa menjadi panitia agar mereka merasa memiliki dan dilibatkan.

Event yang dinamai "SMK Fashion Weekend" akhirnya terwujud! Event diselenggarakan pada Februari 2020 di Mall Cileungsi Bogor, melibatkan ratusan siswa SMK. Beragam busana ditampilkan, termasuk busana bernuansa khas Jawa Barat.

Event juga diisi oleh tarian modern dan tarian dari Jawa Barat. Walaupun sempat ada kendala di pembiayaan, Dina dan panitia akhirnya mendapat dukungan secara swadaya dari beberapa sekolah dan sponsor.

Selama proses persiapan sampai pelaksanaan, Dina menyaksikan langsung perkembangan keterampilan komunikasi dan kerjasama siswa. Misalnya untuk kebutuhan busana para model diambil dari SMK yang memiliki jurusan tata busana. Kebutuhan makeup-nya dari SMK tata kecantikan. Sedangkan pengisi musik latar diambil dari SMK dengan jurusan musik. Para siswa saling berkoordinasi. "Ini yang disebut kolaborasi!", ucap Dina. 


ok mntap
  Reply
#3
sangat mengedukasi!
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)