• 2 Vote(s) - 3.5 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
KEBERHASILAN SEORANG ABK DI BIDANG AUTOMOTIF
#1
Namanya Bambang Waluyo kerap dipanggil Gobang lahir di Bandung pada tanggal 13 Juni tahun 2000, Bambang terlahir dari seorang ibu yang bernama Surasih dan ayah yang bernama Wagino, Bambang adalah seorang anak lahir dengan keterbatasan pendengaran yang dikenal dengan Tunarungu atau tuli,  komunitas mereka menyebutnya seorang Tuli, dia berasal dari keluarga sederhana, ayahnya seorang penjual mie ayam yang selalu mendukung semua aktivitas anaknya. Karena sebagai orang tua, ayahnya ingin melihat anaknya sukses di masa depan dan bisa mandiri. Ketika kecil orang tuanya selalu berusaha dengan berbagai pengobatan untuk mengatasi hambatan yang diderita anaknya, berbagai usaha dilakukan dengan harapan anaknya dapat sembuh menjadi anak normal, akan tetapi tidak ada satupun yang berhasil, seiring berjalannya waktu Bambang tumbuh di lingkungan yang dapat menerima dan mendukungnya.

Saat menginjak usia sekolah Bambang menempuh pendidikan di sekolah khusus SLB Muhammadiyah Cipedes Kota Bandung mulai dari kelas 1 SDLB bagian B sampai jenjang menengah tingkat atas. Waktu demi waktu berlalu, sekarang usianya menginjak 21 tahun. Selama menempuh pendidikan, berbagai kegiatan di sekolah mampu dilakukan dengan baik, seperti mengikuti berbagai pelatihan dan keterampilan (pertukangan, Barista dan lain-lain) yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan maupun bidang keterampilan lainnya yang ada di sekolah (pembuatan sandal jepit, vas bunga, gantungan baju dan gantungan kunci). Selain mengikuti kegiatan pelatihan keterampilan, ia berprestasi juga dalam bidang olah raga atletik (lari) dan tenis meja. Dibalik kekurangannya Bambang memiliki multi talenta sejuta kelebihan di bidang lainnya, salah satunya Bambang memiliki keahlian dalam bidang otomotif dan mekanik.

Walaupun memiliki keterbatasan tetapi rasa ingin tahu terhadap hal-hal baru yang menantang dalam bidang otomotif khususnya sepeda motor sangat antusias. Untuk menyalurkan hobi dan bakatnya ia selalu datang ke bengkel milik tetangganya yang akhirnya ia di pekerjakan di bengkel tersebut. Melihat potensi anaknya, sang ayah sangat mendukung kegiatan positif yang dilakukan Bambang. Ayahnya berusaha mencari solusi membuka usaha bengkel sendiri demi masa depan anaknya, kini Bambang mampu membuka usaha bengkel sendiri dan merekrut temannya untuk menjadi karyawan di bengkel miliknya.

Disamping kelebihannya, Bambang mempunyai hambatan dalam kemampuan berbahasa, namun semua itu tidak menjadi penghalang baginya untuk membuka usaha. Komunikasi Bambang sehari-hari lebih sering menggunakan bahasa sunda mengikuti pergaulan di lingkungannya.

Dari kisah ini kita dapat memetik pelajaran bahwa sebagai orang tua tidak boleh patah semangat dalam mendidik anak-anak yang memiliki keterbatasan, karena keterbatasan bukanlah suatu halangan untuk mencapai kesuksesan.

Penulis : Tim Guru Guru SLB Muhammadiyah Cipedes Kota Bandung
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)