• 1 Vote(s) - 3 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Jangan Menyerah Aku Bisa Aku ada Aku Juara
#1
JANGAN MENYERAH ,  AKU ADA AKU BISA AKU JUARA
[Image: 1631013621_fIlrLFEPcNwXDnP.PNG]
      Desri  adalah anak yang dilahirkan dengan keadaan yang serba kurang, disaat Desri  lahir kedua orang tuanya tidak mempunyai kemampuan untuk bisa memenuhi kebutuhannya , masa kecilnya  biasa dipanggil Enci,  Desri  lahir dari pasangan yang mungkin bisa dikatakan seorang peminta-minta, ketidak beruntungannya  membawa Desri  menjadi anak yang disuruh meminta dan mengamen, karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari orang tuanya menyuruh Desri untuk  mengamen, dengan  berjalannya waktu Desri tidak bersekolah, Desri  mencari nafkah untuk menghidupi kedua orang tuanya dan adiknya, dari satu angkot ke angkot yang lainnya, Ketika melihat anak lain bersekolah, Desri ingin sekali bersekolah belajar seperti anak yang lainnya, diusia sekolah pun Desri tidak mempunyai kemampuan untuk bersekolah dan Desri  tidak menyerah dengan  semua keadaan , Desri  berdoa kelak aku bisa bersekolah seperti anak yang lainnya, Desri ingin belajar membaca, berhitung dan  Desri ingin bekerja seperti orang lain .  Desri Siti Khotimah sebuah nama yang indah dari kedua orang tuanya  dengan harapan kelak akan  menjadi anak yang berguna.
 
     Desri dengan seiring berjalannya waktu diusia ke 14 diangkat anak oleh keluarga yang bisa dibilang mampu untuk menyekolahkan,  pertama keluarga yang mengangkat Desri bingung untuk memasukan Desri sekolah karena diusia  13 tahun belum pernah bersekolah, dengan sebuah usaha keluarga ini mencari sekolah yang bisa menampung Desri untuk belajar, Desri dimasukan ke  sekolah SLB ABCDE LOB Kota Bandung dengan keadaan belum bisa membaca, berhitung.kedua orang tua angkatnya mempunyai harapan besar supaya Desri bisa menuntut ilmu dengan baik, mampu diterima keberadaanya baik  keluarga  dan masyarakat, segala kekurangan yang ada pada diri Desri mampu untuk mengikuti kehidupan seperti layaknya anak yang lainnya.
        Desri seorang anak yang tidak sama dengan anak usia lainnya, dikala usia anak berusia 14 tahun karena tidak pernah sekolah dan kedua orang tua yang serba kekurangan menjadikan Desri seorang anak yang belum bisa membaca dan menulis, dan dalam perilaku keseharianpun Desri sering di Bulyy oleh teman disekitarnya, karena diusianya sudah besar tapi tidak bersekolah, Desri bisa berkomunikasi dengan siapapun walaupun kadang-kadang nyambung karena tidak semuanya memahami isi dari pembicaraan, kondisi Desri yang berbadan gede, tidak bisa menulis dan membaca membuat keadaannya sering diolok-olok oleh teman yang ada dilingkungannya.karena sering dibulyy oleh temannya Desri  tumbuh menjadi anak yang pemalu, tingkat intelensinya rendah dan tingkat pemahaman yang kurang.
         Orang tua angkat Desri memasukkan Desri kesekolah dengan harapan mampu seperti anak yang lainnya, karena Desri tumbuh menjadi anak yang pemalu orang tua Desri dengan telaten memberikan motivasi yang terus menerus, dengan diantar jemput sementara waktu oleh saudara yang lalinya. Desri pun mengikuti pembelajaran di sekolah seperti layaknya anak  yang lalin. Desri mengikuti proses pembelajaran disekolah dengan baik sampai Desri bisa membaca dan menulis. Desri walaupun dalam jangka waktu yang lama kerena tingkat kemampuan untuk  mengikuti pembelajarannya  lambat karena Desri tingkat intelegensinya  yang kurang.
          Seiring berjalannya waktu ibu angkatnya mengalami sakit yang membutuhkan pertolongan orang lain dalam menyelesaikan hidupnya, ibu angkatnya mengalami sakit Struk yang tidak bisa berbuat apa-apa, jadilah Desri pun seorang anak yang disuruh oleh saudara yang  lainnya untuk mengurus kebutuhan sehari-hari ibunya, mulailah Desri jarang masuk sekolah dengan berbagai alasan, tidak kalah dengan kondisi yang ada Desri pun selalu dimotivasi oleh guru untuk tetap bersekolah dengan cara melakukan Homevisit, sekolah mempunyai harapan supaya Desri mampu menuntaskan sekolahnya dan mampu memjadi anak yang mandiri, setelah melalui kegiatan yang diikuti Desri terlihatlah kalau   Desri mempunyai bakat dan kemampuan dibidang olahraga. Salah satu kesenangan nya yaitu olahraga Futsal, setelah mengikuti berbagai pertandingan Futsal Desri  lolos seleksi menjadi pemain futsal yang diadakan di Soina tingkat Jawa barat dan jadilah Desri seorang pemain Futsal. Dengan tekadnya dan kegemarannya bermain futsal Desri pun mengikuti Latihan rutin yang diadakan oleh Soina Jawa Barat.
         Ditengah perjalanan dengan kondisi ibunya yang sakit-sakitan Desri mempunyai beban untuk mengurus ibunya dengan membagi waktu untuk belajar, mengurus ibunya dan Latihan futsal, tantangan banyak sekali salah satunya waktu yang padat untuk mengurus ibunya dan biaya transfort untuk Latihan juga menjadi kendala karena belum mampu pergi sendiri, otomatis Desri harus mempunyai biaya untuk naik ojeg, karena belum mandiri jadi Desri harus mengeluarkan biaya ojeg dan alhamdulillah untuk  biaya transportasi ada bantuan dari sekolah.
         Desri berusaha untuk selalu hadir disetiap Latihan dengan diantar guru dan kakaknya, lama kelamaan orang tua Desri tidak mengijinkan Desri untuk mengikuti Latihan karena alasan tidak ada yang mengantar dan biaya transfortasinya, dengan Kerjasama yang baik antara orang tua siswa dan pihak sekolah Desri pun bisa mengikuti Latihan walaupun kadang tidak bisa mengikuti sesuai jadwal karena kendalanya tadi kesibukan mengurus ibunya. Sekolah berupaya memberikan dukungan kepada ibunya untuk mengijinkan Desri untuk mengikuti Latihan dengan harapan Desri mampu mandiri dan berprestasi.
          Desri pun mengikuti pertandingan yang diadakan oleh Soina Jawa Barat dimana Desri mengikuti pertandingan tingkat Nasional dan Alhamdulillah Desri pun bisa menjadi Juara 1 Tingkat Nasional mewakili Jawa Barat, pertandingan yang dilaksanakan ditingkat Nasional ini diadakan di Provinsi  Riau. Alhamdulillah dengan itikad dan usaha Desri pun bisa mengikuti dan melanjutkan pertandingan futsal tingkat dunia mewakili Indonesia yang bertempat di Abudabi. Di tingkat Internasional Desri  berhasil meraih Juara I , Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan orang tua dan pihak sekolah yang tanpa Lelah memberikan motivasi supaya Desri mampu untuk mengikuti dan berhasil menjadi juara sesuai dengan harapan semuanya, orangtua Desri pun bangga dengan prestasi anaknya begitu juga dengan pihak sekolah merasa bangga anak didik kami bisa mengikuti pertandingan tingkat dunia.
            Desri pun menjadi semangat dan percaya diri dimana sebuah penerimaan Desri di masyarakat yang tadinya dianggap anak yang tidak mampu untuk berprestasi tetapi Desri mampu membuktikan dengan piagam dan hadiah yang didapatnya, semua itu merupakan sebuah kebanggan bagi keluarga, guru, sekolah dan masyarakat.Prestasi yang didapat merupakan buah dari sebuah usaha yang terus menerus dilakukan terutama keluarga sebagai pendukung utama dan guru yang tidak berhenti - henti untuk selalu memberikan dukungan. Desri  tumbuh kepercayaan dirinya dengan baik, kebanggaan bagi keluarganya adalah adanya satu pengakuan dari lingkungannya bahwa Desri mempunyai kemampuan yang selama ini mereka mengira tidak mempunyai kelebihan apapun , bagi sekolah keberhasilan yang diperoleh membuktikan kalau peserta didik kita mampu berprestasi dan mengharumkan nama baik sekolah , bagi masyarakat adanya sebuah penerimaan kalau anak yang selama ini diragukan kemampuannya  ternyata bisa berprestasi, Alhamdulillah semoga keberhasilan – keberhasilan  yang lainnya akan diikuti oleh siswa yang lainnya.Aku bisa aku ada dan tak akan menyerah !
 


Attached Files
.docx   PRAKTEK BAIK SLB ABCDE LOB KOTA BANDUNG'.docx (Size: 212,95 KB / Downloads: 0)
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)