• 1 Vote(s) - 2 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Bu, aku bikin nasi ya...
#1
Rian nama muridku, waktu itu dia masih kelas IX, disuatu pagi seperti biasanya saya guru yang datang paling awal, kulihat sekeliling sekolah masih sepi, rupanya ada yang datang lebih awal lagi karena disudut parkiran terlihat ada sebuah sepeda terparkir di sana. Ternyata siswaku Rian sedang duduk di sudut baca, begitu melihat gurunya datang dia langsung memberi salam.

“Assalamu’alaikum bu Tete “, katanya dengan sopan.

“Wa’alaikum salam Rian” kataku.

 “Bu maaf punya nasi enggak? aku lapar” tanyanya.

”Enggak punya atuh kan ibu juga baru datang, gimana kalau kita bikin nasi sekarang mau enggak ?” ajak saya. Kemudian Rian menjawab, “mau dong bu”

Kemudian kami pergi ke dapur dan melihat beras yang biasanya disediakan sekolah habis, lantas saya menyuruh Rian untuk membeli beras 1 kg ke warung, semangat sekali Rian memperhatikan gurunya yang sedang membuat nasi dengan harapan pagi itu dia dapat makan.

Ternyata bukan hanya pagi itu saja Rian ke sekolah dengan perut lapar, saya tanya “Rian apa kamu tidak sarapan dulu kalau mau pergi sekolah ?”, Rian jawab “Itu bu,mamah saya pergi kerjanya kan sudah sholat shubuh, kadang kalo ada berasnya masak dulu, tapi kalo berasnya ga ada ya ga masak”.

Dengan keadaan keluarga Rian seperti itu, jadi saya sering bertanya pada Rian apa sudah makan apa belum, kalau Rian belum makan seperti biasanya saya memasakan nasi buatnya, tapi kala itu bikin nasinya barengan sama Rian dan saya ajarkan bagaimana cara membuat nasi, tahapan demi tahapan cara membuat nasi saya ajarkan pada Rian, dengan cermat dan antusias Rian memperhatikan gurunya yang sedang membuat nasi.

Rupanya tidak mudah buat Rian untuk membuat nasi, kadang kekerasan, kadang kelembekkan, Tapi Rian tidak putus asa, dia sering bertanya pada saya bagaimana cara membuat nasi yang enak atau pulen, dan pada akhirnya Rian pun bisa membuat nasi yang enak.

Dengan agak malu-malu kalau Rian lapar dia sudah tidak bilang lagi “Bu ..aku lapar”, tetapi Rian berkata, “Bu ..aku bikin nasi ya...?”.

Terselip dihati rasa senang, melihat Rian sekarang sudah dapat membuat nasi sendiri, alhamdulillah, meskipun untuk sebagian orang dianggap mudah, tapi untuk seorang Rian tidaklah mudah, maka dari itu saya sebagai gurunya sangatlah bangga atas keberhasilan Rian bisa membuat nasi sendiri.



Penulis : Tete Kurniati, S.Pd.
Unit Kerja : SLB C Sumbersari Bandung
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)