• 0 Vote(s) - 0 Average
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Alif Budak Mangprang ti SLBN A Pajajaran
#1
Alif Budak Mangprang ti SLBN A Pajajaran
(Alif Anak Yang Semangat dari SLBN A Pajajaran)
 
Alif, satu diantara peserta didik Multiple Disability with Visual Impairment (MDVI) di SLBN A Pajajaran. Ia berasal dari keluarga sederhana yang peduli pendidikan. Alif sosok anak yang memiliki kepribadian ceria, aktif, pemberani, dan mampu menghadapi tantangan dan yang khas dari Alif adalah bahasa yang digunakan sehari-hari di rumah yaitu bahasa Sunda…. Tak jarang pembicaraan apapun yang terjadi di sekolah harus di translate ke dalam bahasa Sunda….

Pada  awal  masuk  sekolah,  kondisi     penglihatannya  tidak  seburuk  saat  ini,  ia  masih memiliki sisa penglihatan…. namun saat ini…. Ia tak dapat lagi melihat indahnya warna warni alam semesta, karena renitinitis pigmentosa yang dialaminya.

Karakteristik   pembelajaran   Alif   di   tahun   pertama   sekolah,   nampak   mudah   bosan, konsentrasinya mudah beralih, aktif bergerak (tidak dapat bertahan duduk lama), rasa ingin tahunya  sangat  tinggi,  ia  terlihat  sering  meraba  seluruh  benda  yang  ada  disekeliling ruangan kelas dan menanyakan apa nama benda yang dirabanya (“Ieu naon ieu?….). Alif tidak mau berbagi makanan dengan teman, namun selalu ingin makanan yang dibawa temannya dan mengambilnya tanpa izin terlebih dahulu (bahasa sundanya Pinter Kodek).

Dengan karakteristik Alif yang demikian, agak membutuhkan waktu untuk mengarahkan atau melibatkannya dalam beberapa program sekolah, seperti halnya kegiatan pentas seni atau   terlibat dalam   menerima tamu sekolah, atau partisipasi dalam lomba-lomba tingkat sekolah….

Upaya guru dalam mengarahkan aktifitas Alif kearah yang diharapkan tentu tidak lepas dari motivasi keluarga dan Alif secara pribadi. Potensi yang dimiliki Alif dimanfaatkan guru untuk mengarahkan Alif agar kondusif saat belajar. Alif tidak pernah terlihat merajuk atau bahasa sundanya “pundungan” saat diberi hukuman terhadap sikap yang kurang baik. Keberanian Alif pun terus digali dan diarahkan, seperti misalnya menunjuk Alif menjadi pemimpin do’a, pemimpin saat kegiatan pramuka, memintanya paling awal untuk menjawab pertanyaan sesuai dengan materi yang diberikan, mengajaknya berbelanja dan memilih jajanan yang ingin dibeli, mulai dari melakukan proses mengambil keranjang

 

sendiri,  memilih  dan  ambil  barang  sendiri,  memasukkan  barang  yang  dibeli  sendiri,  dan membayar ke kasir sendiri… (tentu saat proses berlangsung tetap dalam pengawasan dan bimbingan guru ya…). Dalam Kegiatan lainnya Alif dilibatkan dalam membuat makanan dan minuman sendiri (sesuai kemampuan), mengenalkan cara memainkan alat musik walau belum bisa memainkannya, mengajaknya aktif memelihara tanaman sekolah dan banyak hal lainnya.

Pendekatan pembelajaran yang dilakukan guru di kelas lebih mengutamakan kemandirian dan   perbaikan   sikap   spiritual   dan   sosial.   Melalui   kurikulum   fungsional,   rupanya memungkinkan Alif bisa mandiri, percaya diri, dan terarah aktifitas fisiknya serta terasah minat dan bakatnya.

Tahun kedua sekolah Alif mulai nampak ada perubahan, terlebih di tahun ke tiga…. Alif mulai mampu ujuk gigi dalam kegiatan sekolah….

Dimasa pandemik ini, Alif lebih dekat dengan keluarga yang merupakan tempat pendidikan pertama   dan   sepanjang   hayat,   dukungan   keluarga,   konsistensi   orangtua   dalam mengarahkan aktifitas Alif di rumah, juga perhatian keluarga,   menambah kepercayaan Alif untuk terus memperbaiki sikap spiritual dan sosial serta potensi lainnya, tidak terkecuali potensi akademik….

Kali pertama dan menakjubkan Alif ikut serta dalam kegiatan lomba yang diadakan sekolah. Kegiatan lomba HUT Pramuka dan HUT RI. Hampir semua mata lomba yang disediakan untuk klasifikasi MDVI Alif ikuti…. Dan Hwallaaaaa….. Alif mendapatkan banyak penghargaan dan tentu sebagai apresiasi sekolah kepada orangtua, mamah Alif pun ikut mendulang penghargaan sebagai mamah teraktif memotivasi anaknya….. selamat… selamat untuk Alif dan mama….

Saat ini muatan pembelajaran Alif 50% diarahkan ke bidang akademik, Alhamdulillah… Alif kini sudah mengenal huruf Braille dan dapat menuliskannya…. Semangat terus Alif untuk masa depanmu yang lebih baik….
  Reply


Forum Jump:


Users browsing this thread: 1 Guest(s)